Tradisi Unik Dalam Mengenang Kematian Seseorang

Ada banyak sekali tradisi kebudayaan yang ada di masing-masing daerah, wilayah, provinsi, kota bahkan Negara yang ada di dunia ini. ada yang merayakan sebuah tradisi ini dengan kebahagiaan ada juga yang merayakan adat istiadat ini penuh dengan suka cita. Seperti judul artikel yang sudah mimin buat ini, dimana di beberapa Negara ini tidak segan-segan untuk melaksanakan sebuah tradisi dalam rangka mengenang kematian seseorang dan menghormati kepergian dari orang tersebut dengan berbagai caranya yang sangat unik.

Memanglah ada banyak sekali cara serta tradisi untuk bisa mengenang kematian seseorang yang paling kalian saying dan juga cintai. Di setiap Negara tentu saja memiliki caranya masing-masing di dalam menunjukkan rasa saying mereka kepada anggota keluarganya yang dicintai dan sudah tiada lagi di dunia ini. bisa diambil contoh di Indonesia tepat daerah Papua. Ada sebuah Tradisi dimana, untuk warganya yang sudah tiada maka anggota keluarga ini harus rela untuk di potong jarinya dan di relakan di kubur bersamaan dengan mayat dari orang tercintanya ini.

Walau memang di tinggal sudah pasti di liputi dengan adanya rasa duka, namun lambat laun pun kematian seseorang yang dicintai ini di sambut dengan rasa penuh suka cita. Dilansir dari salah satu situs yang ada. Memberikan informasi mengenai tradisi unik untuk bisa mengenang dan juga menghormati orang yang sudah tiada dari berbagai Negara ini. yuk simak artikel lengkapnya di agen sbobet bawah ini.

Negara Yang Memiliki Tradisi Unik Dalam Mengenang Kematian

# Negara Nepal

Nama Tradisinya : Gaijatra

Dimana tradisi dari Gai Jatra ini sudah dikenal sebagai salah satu festival Sapi dari masyarakat Nepal untuk bisa memperingati adanya kematian dari Anggota Keluarga. Untuk tradisi ini juga biasanya dirayakan selama 8 hari pada bulan Agustus dan juga Bulan September.

Untuk bisa merayakan tradisi Gai Jatra ini sendiri, untuk para keluarga yang sudah ditinggal mati oleh salah satu anggota keluarga lainnya ini akan mengara hewan sapi yang langsunglah menuju ke pusat kota tersebut. Masyarakat setempat di Nepal ini pun sudah bisa untuk meyakini bahwasannya mengarak sapi ini dapat membantu sebuah arwah anggota keluarga yang sudah meninggal untuk bisa menu kehidupan setelah kematian tersebut.

Dan saat ini Gai Jatra sendiri bukanlah sebuah tradisi melainkan sudah menjadi sebuah festival yang sangatlah meriah. Sehingga, tradisi ini pun lambat laun sudah semakin berkembang bukan hanya untuk membantu arwah yang sudah meninggal saja namun, juga membantu anggota keluarga yang lainnya untuk bisa menerima kematian serta bisa juga untuk mengikhlaskan kepergian dari orang tercinta dan terkasih kalian ini.

# Negara Korea

Nama Tradisinya : Chuseok

Yuk masuk lebih dalam ke Negara Korea ini. dimana tradisi dari Chuseok ini menjadi salah satu tradisi yang memang di peringati sebagai salah satu hari besarnya Korea. Mau itu yang ada di Korea Selatan ataupun Korea Utara. Dimana, Chuseok ini sendiri menjadi salah satu momen untuk bisa mengucapkan rasa syukur dan juga memberikan sebuah penghormatan kepada leluhur atas hasil panen yang memang baik atau juga keberuntungan yang mungkin saja terjadi di sepanjang tahunnya ini.

Di Hari Chuseok ini pun, masyarakat Korea ini pun juga biasanya akan melakukan mudik untuk bisa bertemu langsung dengan semua anggota keluarga besar. Dengan memberikan suatu penghormatan kepada orang tua dan dilanjutkan juga dengan membersihkan makam anggota keluarga dengan cara mengunjungi tempat kremasi tersebut.

# Negara Madagaskar

Nama Tradisinya : Famadihana

Pasti melihat nama negaranya kalian ingat film kartun yang super lucu ini kan ?.. dibalik adaya kartun lucu ini pun terdapat sebuah tradisi yang memang benar-benar unik di lihatnya. Disini terdapat sebuah tradisi bernama Famadihana yang memang tradisi ini sudahlah sangat terkenal sekali. Didalam tradisinya terdapat sanak saudara dan juga akan ada keluarga yang nantinya menggantikan kain untuk bisa mengubur mayat keluarga tercinta mereka yang lebih dahulu telah meninggal dunia.

Perayaan ini pun sudah dikenal baik disana sebagai tradisi membalik tulang yang memang biasanya di ikuti dengan pesta besar dan juga iringan music yang sangatlah meriah. Famadihana juga sudah diyakini dapat mempertahankan adanya hubungan antara orang yang hidup dan juga yang mati dengan sekaligus meminta berkah dari adanya tradisi ini.

# Negara Meksiko

Nama Tradisinya : Perayaan Dia De Los Muertos

Dia De Los Muertos ini sendiri sering dikenalnya dengan Day Of The Dead yang memang sudah pernah di tampilkan di dalam film animasi yang bertajukan Coco. Dan didalam perayaan ini pun ada Masyarakat Meksiko yang mengadakan festival dengan menghias ofrenda atau altar dengan diisi dari berbagai sajian yang disertai dengan foto-foto dari anggota keluarga yang telah meninggal dunia.

Altar yang telah di hias ini memang di gunakan langsung untuk, bisa menghormati kerabat yang telah tiada dan sekaligus juga memudahkan jiwa-jiwa orang mati untuk bisa datang dan juga berkunjung kesana. Orang-orang di Meksiko ini pun juga memiliki sebuah kepercayaan bahwasannya arwah keluarga bisa ikut makan di pesta tersebut sehingga nantinya selama perayaan ini berlangsung mereka semua bisa memanjatkan doa pada almarhum dari anggota keluarga yang meninggal tersebut.

# Negara India

Nama Tradisinya : Pitru Paksha

Tradisi dari Pitru Paksha ini sendiri adalah sebuah tradisi Hindu untuk bisa mengenang dari para leluhur yang ada. Disini pun nantinya mereka bisa melarungkan yang dinamakan persembahan yang berupa makanan yang ada di Sungai, Berdoa dan selanjutnya melakukan makan bersama. Disini kelangsungan tersebut sudah berjalan selama 15 hari selama di bulan Ahwin, dan Pitru Paksha ini pun sudah di yakini bisa untuk membantu jiwa-jiwa yang sudah meninggal untuk mencapai kedamaian itu sendiri.

# Negara Jepang

Nama Tradisinya : Festival Obon

Dikenal juga sebagai Obon Matsuri  yang menjadi sebuah tradisi untuk bisa menyambut kehadiran dari arwah leluhur yang memang sudah kembali bersama dengan keluarga yang ada di bumi ini. Masyarakat Jepang juga sangatlah percaya bahwa ada satu waktu di dalam setahun , Arwah keluarga yang telah meninggal akan datang untuk mengunjungi keluarga yang masih hidup ini.

Festival Obon ini pun juga sangat di yakini oleh masyarakat Jepang menjadi bentuk sebagai penghormatan kepada orang mati, lalu sebagai pembebasan Roh, memberikan adanya makanan dan juga melepaskan arwah dari sebuah penderitaan. Didalam Bon Odori ini juga ada para penari yang akan menggunakan Kostum dan juga menari sambil diiringi langsung dengan adanya tabuhan gendang yang memang berasal dari Jepang.

Itulah tadi beberapa Negara yang sekilas kita beritahukan mengenai sebuah tradisi unik yang terkait dengan adanya mengenang kematian seseorang yang kita cintai.